Pentingnya Silaturahmi Untuk Kita

17:27


 

Manusia adalah makhluk sosial yang harus paham Apa sih arti silaturahmi yang benar itu ?
Menurut Bahasa Silaturahmi (shilah ar-rahim dibentuk dari kata shilah dan ar-rahim. Kata shilah berasal dari washala-yashilu-wasl(an)wa shilat(an), artinya adalah hubungan. Adapun ar-rahim atau ar-rahm, jamaknya arhâm, yakni rahim atau kerabat. Asalnya dari ar-rahmah (kasih sayang); ia digunakan untuk menyebut rahim atau kerabat karena orang-orang saling berkasih sayang, karena hubungan rahim atau kekerabatan itu. Di dalam al-Quran, kata al-arhâm terdapat dalam tujuh ayat, semuanya bermakna rahim atau kerabat.  Dengan demikian, secara bahasa shilah ar-rahim (silaturahmi) artinya adalah hubungan kekerabatan.
Pengertian Syar‘i Banyak nash syariat yang memuat kata atau yang berkaitan dengan shilah ar-rahim. Maknanya bersesuaian dengan makna bahasanya, yaitu hubungan kekerabatan. Syariat memerintahkan agar kita senantiasa menyambung dan menjaga hubungan kerabat (shilah ar-rahim).


Dalam sebuah hadis diungkapkan, "Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya daripada shalat dan shaum?" tanya Rasul pada para sahabat. "Tentu saja," jawab mereka. Beliau kemudian menjelaskan, "Engkau damaikan yang bertengkar, menyambungkan persaudaraan yang terputus, mempertemukan kembali saudara-saudara yang terpisah, menjembatani berbagai kelompok dalam Islam, dan mengukuhkan tali persaudaraan di antara mereka adalah amal saleh yang besar pahalanya. Barangsiapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali silaturahmi" (HR.Bukhari Muslim). Hadist ini menjelaskan bahwa silaturahmi sangatlah penting bagi kehidupan kita, soalnya bila kita memutuskan silaturahmi dengan cara tidak saling tegur sapa, apalagi memfitnah jelas Allah tidak akan memberi rahmat bagi kita dan bahkan kita akan mendapat dosa.Dan ini hadist dari Jubair Ibnu Muth'im Radliyallaahu 'Anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: “Tidak akan masuk surga seorang pemutus, yaitu pemutus tali kekerabatan.” Muttafaq 'Alaihi. Sungguh menyesal bila kita memutuskan tali persaudaraan ini, bukankah kita ini mencari Ridha Allah dan ingin masuk ke surga. Jadi ingatlah bukan hal-hal besar yang harus kalian waspadai, tapi hal-hal kecillah yang biasanya kita anggap sepele.

Kini dapat kita mengerti, betapa pentingnya silaturahmi dalam Islam. Maka melihat pentingnya silaturahmi tersebut,  berikut merupakan 10 manfaat Silaturahmi menurut Abu Laits Samarqandi, yaitu:
1. Mendapatkan ridho dari Allah Shubhanallaahu wa Ta'la.
2. Membuat orang yang kita dikunjungi berbahagia. Hal ini amat sesuai dengan sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, yaitu "Amal yang paling utama adalah membuat seseorang berbahagia."
3. Menyenangkan malaikat, karena malaikat juga sangat senang bersilaturahmi.
4. Disenangi oleh manusia.
5. Membuat iblis dan setan marah.
6. Memanjangkan usia.
7. Menambah banyak dan berkah rejekinya.
8. Membuat senang orang yang telah wafat. Sebenarnya mereka itu tahu keadaan kita yang masih hidup, namun mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka merasa bahagia jika keluarga yang ditinggalkannya tetap menjalin hubungan baik.
9. Memupuk rasa cinta kasih terhadap sesama, meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan, mempererat dan memperkuat tali persaudaraan dan persahabatan.
10. Menambah pahala setelah kematiannya, karena kebaikannya (dalam hal ini, suka bersilaturahmi) akan selalu dikenang sehingga membuat orang lain selalu mendoakannya.

Jadi jelas Silaturahmi adalah kunci terbukanya rahmat dan pertolongan Allah SWT.Dengan terhubungnya silaturahmi, maka ukhuwah Islamiyah akan terjalin dengan baik. Ini sangat penting. Sebab, bagaimana pun besarnya umatIslam secara kuantitatif, sama sekali tidak ada artinya, laksana buihdi lautan yang mudah diombang-ambing gelombang, bila di dalamnyatidak ada persatuan dan kerja sama untuk taat kepada Allah. Wallahua'lam bish-shawab.

Dari saya itu saja semoga kita bisa menjadi umat yang taat pada-Nya dan semoga perbuatan yang kita lakukan karena-Nya dapat menjadi pahala. Aamiin...



Artikel Terkait

Previous
Next Post »